Halaman

Kamis, 26 Juli 2012

pejelasan Surat At-tin



A. Pengertiana Surat At-Tin
Surat At Tiin ( سورة التين ) adalah surah ke-95 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri dari 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Buruuj. Nama At Tiin diambil dari kata At Tiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya buah Tin.
Pokok isi
Manusia makhluk yang terbaik rohaniah dan jasmaniah, tetapi mereka akan dijadikan orang yang amat rendah jika tidak beriman dan beramal saleh; Allah adalah Hakim Yang Maha Adil.
Isi surah at-tin

1. وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ
2. وَطُورِ سِينِينَ
3. وَهَذَا الْبَلَدِ الأمِينِ
4. لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
5. ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ
6. إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ
7. فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّينِ
8. أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ
      Artinya :
  1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
2.                 2          dan demi bukit Sinai,
  1. dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
  2. sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
  3. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
  4. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
  5. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
  6. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?
3
B. Makna surat at-tin
Dalam surat at-Tin, Allah terlalu amat sangat jelas sekali ketika ingin benar2 mengatakan dan menetapkan bahwa manusia itu adalah makhluk ciptaan-Nya yang sempurna. Bila kita perhatikan ayat pertama, kedua dan ketiga, 3 ayat tersebut diawali dengan sumpah semua.
-Sumpah tentang buah Tin dan Zaitun – Bukit Tursina dan Negeri Makah
Sebagian mufasir mengartikan buah Tin dan Zaitun secara dhohir seperti termaktub dalam alquran. Buah Tin dan Zaitun adalah buah yang banyak mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh, bahkan ada satu riwayat dari Abu Darda yang menyatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda bahwa, kalau seandainya ada buah yang turun dari langit maka itulah dia buah Tin......dan buah Zaitun sebagaimana yang kita ketahui selain dia juga mengandung banyak manfaat kesehatan, buah tersebut adalah buah yang diberkahi oleh Allah. Bahkan ada juga yang meriwayatkan ketika Adam dan Hawa diturunkan dari langit dan dalam keadaan tanpa busana mereka berdua mengambil dedaunan Zaitun untuk dijadikan penutup aurat.

Yang tersebut diatas adalah yang memaknai buah Tin dan Zaitun sebagai dhohirul ayah. Tapi ada juga yang memaknai Tin dan Zaitun disini sebagai kalimat isti'arah yang menunjukan tempat. Tin yang dimaksud disini ada yang berpendapat tempat dimana pohon buah Tin banyak tumbuh yaitu di Damaskus, sedangkan Zaitun yang dimaksud disini adalah Baitul Muqaddas atau daerah Palestina. Pendapat yang mengatakan hal tersebut dikuatkan dengan ayat2 selanjutnya yang menerangkan tentang tempat-tempat dimana tiga agama samawi diturunkan oleh Allah sebelum diselewengkan oleh kaumnya sendiri.
§  - Baitul Muqaddas adalah tempat dimana Nabi Isa As diutus oleh Allah untuk kaum Nashrani
§  - Bukit Tursina adalah tempat dimana Nabi Musa As diutus oleh Allah untku kaum Yahudi

4
§  - Sedangkan Makah adalah tempat dimana Sayyidina Muhammad menerima wahyu ilahi untuk kita semua.


Setelah tiga sumpah [qasm] tersebut Allah memulai ayat keempat dengan jawaban sumpah [jawab al-qasm], itulah bentuk lain dari penekanan bahwa manusia adalah ciptaan-Nya yang paling sempurna.
Sedangkan untuk ayat-selanjutnya adalah keterangan rinci bahwa setelah sedemikian rupa Allah menganugrahkan penciptaannya kepada kita tinggal bagaimana kita menyikapi karunia tersebut. Allah juga menjelaskan tentang adanya kebaikan dan keburukan. Ternyata filosofi baik dan buruk bukan hanya ajaran agama samawi, agama buatan manusia sekalipun juga mengakui disana ada kebaikan dan keburukan; Zoroaster dengan Tuhan Yazdan dan Ahraman, Majusi dengan Tuhan Cahaya dan kegelapan dan lain sebagainya. Setelah kita mengetahui sedemikian rupa hakikat manusia dalam penciptaan yang sempurna maka, sikap tepat bagaimanakah yang seharusnya manusia tersebut pertanggungjawabkan? Sungguh tidak ada dosa paling hina di dunia ini kecuali berkhianat kepada Yang Maha mencipta. Rasul juga mengajari kita ketika hendak berkaca untuk membaca doa yang artinya; Ya Allah sebagaimana engkau menyempurnakan penciptaan jasadiyah kami maka sempurnakan pula lah ruhaniyah kami.

C. Mempraktikkan Surat at- tin dalam perilaku
Manusia adalah mahluk yang paling sempurna dari segi jasmani dan rohaninya. Setelah usia lanjut , mereka akan berkurang kekuatannya yang menyebabkan berkurang pula amalnya . sekalipun demikian dalam hal mendapat pahala mereka sama sewaktu masih muda. Bagi orang yang beriman dan beramal sholeh mendapat pahala yang tak pernah putus. Maksudnya adalah pahala yang terus menerus dari amal kebaikan yang yang mereka lakukan sebagaimana mereka kerjakan di masa mudanya dulu.

5

Allah menciptakan manusia dari bentuk yang sebaik-baiknya bermula dari kecil berwujud bayi  lambat laun menjadi tua dan mati. Hal ini menunjukan kekuasaannya untuk menunjukan kekuasaannya untuk menciptakan ,memelihara, mematikan bahkan membangkitkan kembali lalu di perhitungkan amalnya, hingga sekecil-kecilnya. Apa yang di kehendaki Allah SWT menunjukan hakim yang maha adil dalam memutuskan akhir kehidupan manusia.

Perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari dpat dikatagorikan dalam 2 hal yaitu perilaki baik dan tidak baik. Perilaku tersebut sangat bergantung dari akal dan nafsu, sementara akal dapat menuntun manusia untuk beribadah dan mentaati perintah sedang nafsu dapat membuat manusia bersemangat untuk hidup untuk mengelola alam untuk kepentingan hidup. Hal ini terjadi manakala manusia dengan akalnya dapat mengendalikan nafsu, tetapi sebaliknya jika manusia tidak dapat mengendalikan nfasu, maka manusia tersebut akan menjadi jahat bahkan lebih jahat dari binatang buas    






















6



Daftar isi

Kata pengantar ………………………………………………………………………………………… i

Daftar isi…………………………………………………………………………………………………… ii

Pengertian surat at-tin……………………………………………………………………….…….. 3

Makna surta at-tin…………………………………………………………………………………….. 4

Mempraktikkan Surat at- tin dalam perilaku............................................................ 5
Daftar pusakak…………………………………………………………………………………..……... 7


























ii




Daftar pustaka



Sumber : Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas, http://012099.blogspot.com

Emi Riyanti, S.E.2006. Pendidikan Agama Islam. Surakarta :CV.HARAPAN BARU













7
KATA PENGANTAR
                                                                                                                                                                   


Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dah hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas yang di berikan kepada kami yaitu makalah yang berjudul surat at-tin. Materi surat at-tin disusun berdasarkan buku pendidikan agama islam. Adapun tujuan penyusunan ringkasan materi surat at-tin adalah lebih memahami surat at-tin dan selanjutnyya dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ringkasan ini kami susun dengan mengacu pada buku agama islam.
Ringkasan materi: berisi tentang materi yang menguraikan tentang surat at-tin.
Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada bapak guru agama islam dan semua anggota kelompok yang telah membantu hingga selesainnya tugas ini.!
                                                                                                                            



                                                                                                                                      Mataram, Juli 2012
              
                                                                                                  penyusun
i

Tidak ada komentar:

Posting Komentar